Berita
Home / Berita
10 klub China mengatakan hutang telah dibereskan setelah dijatuhi ancaman larangan bertanding.

10 tim Liga Super China mengatakan mereka telah menyelesaikan utangnya, setelah 13 diantara mereka memperoleh ancaman larangan menjalani pertandingan pada musim esok.

Asosiasi Sepak bola China (CFA) menuliskan kepada semua tapi tiga tim dari ke 16 tim kasta teratas di negara tersebut, dan juga lima tim yang berlaga di kasta bawahnya.

CFA mengklaim bahwa klub tersebut memiliki hutang dalam beberapa hal seperti transfer pemain, gaji atau bonus yang belum dibayarkan.

Shanghai Shenhua, yang mengontrak Carlos Tevez pada bulan januari, dan pemain Shanghai SIPG Oscars mengatakan bahwa hutang mereka sekarang telah diselesaikan semua.

Surat dari pihak CFA itu mengikuti langkah serupa yang sempat diambil oleh Konfederasi Sepakbola Asia (AFC), yang menulis surat kepada CFA pada tanggal 11 juli yang menyatakan bahwa para klub yang tersangkut masalah tersebut memiliki waktu sampai tanggal 31 agustus untuk menyelesaikan semua pembayaran yang belum diselesaikan atau akan mendapat sanksi larangan mengikuti Liga Champions Asia tahun depan.

Shanghai SIPG, yang mengeluarkan uang sebesar 60 juta Pounds untuk mengontrak pemain berposisi gelandang asal Brasil, Oscar, di bulan januari, mengatakan bahwa mereka telah melunasi semua hal yang disebutkan oleh AFC pada bulan oktober tahun lalu.

“Klub kami tidak memiliki masalah dalam hal pembayaran biaya gaji, bonus dan biaya transfer pemain,” kata SIPG.

Jiangsu Suning, Shandong Luneng dan Beijing Guoan juga mengeluarkan pernyataan serupa.

Guangzhou Evergrande, juara dua kali Liga Champions Asia, mengatakan bahwa dua pembayaran dilakukan untuk menyelesaikan kewajiban itu di bulan Desember dan Januari.

Shanghai Shenhua, yang mengontrak Carlos Tevez pada bulan desember dalam kontrak yang dilaporkan senilai 40 juta Pounds, mengatakan bahwa mereka telah membayar 90% biaya yang disorot oleh AFC itu namun sisanya belum diselesaikan karena pihak lain itu tidak pernah memberikan nomor rekening bank.

Otoritas sepakbola China telah berusaha mengurangi pengeluaran, dengan dibuatnya peraturan baru yang telah diberlakukan yaitu klub yang mengontrak pemain dari luar negeri akan dikenakan pajak sebesar 100%, yang secara efektif akan menggandakan biaya transfer pemain dari luar negeri.