Berita
Home / Berita
Kapten Meksiko, Marquez, di klaim berafiliasi dengan jaringan kartel.

Kapten dari tim nasional sepakbola Meksiko itu telah dijatuhi sanksi oleh pihak Amerika Serikat karena diduga menjadi “orang yangmelindungi” sebuah kartel narkoba.

Rafael Marquez menjadi satu dari 21 orang dan 42 organisasi yang dijatuhi hukuman oleh departemen perbendaharaan Amerika Serikat untuk mendapat sanksi.

Mereka semua dituduh memiliki hubungan dengan pelaku perdagangan narkoba Raul Flores Hernandez.

Tuan Marquez membuat sebuah pernyataan yang ditujukan ke kantor jaksa agung Meksiko tetapi tidak ada keterangan apapun yang diumumkan.

Penyannyi asal Meksiko Julio Cesar Alvarez juga ada termasuk dalam daftar itu.

Baik dirinya dan Rafael Marquez keduanya dituduh, dan dalam sebuah pernyataan oleh departemen perbendaharaan Amerika Serikat, tentang yang memiliki “hubungan jangka panjang dengan Flores Hernandez….bertindak sebagai pelindung baginya dan DTO nya (Organisasi perdagangan obat terlarangnya)  dan memegang aset atas nama mereka”.

Pernyataan itu menyatakan bahwa sesuai dengan keputusan itu berarti bahwa aset mereka dibawah kekuasaan yurisdiksi Amerika Serikat atau dikendalikan oleh orang-orang di Amerika Serikat akan dibekukan.

Marquez, yang lebih dikenal oleh fans sebagai “Rafa”, mendeklarasikan secara sukarela sebelum ke kantor jaksa agung Meksiko pada hari rabu, katanya.

Julio Cesar Alvarez menolak  klaim tersebut dan juga membela Marquez.

“Dia adalah salah satu yang memiliki karir cukup lama di sepakbola,” dia mengatakannya dengan mempostingnya di Facebook. “Apakah anda benar-benar berpikir dia perlu melakukan hal seperti itu?”

Marquez, 38 tahun, mewakili Meksiko dalam empat laga di Piala Dunia dan memenangkan lebih dari 140 Internasional kaps dalam dua dekade bersama timnas yang dibelanya.

Pernah bermain bersama klub Eropa yaitu Monaco dan Barcelona, dimana dia memenangkan titel juara Liga Spanyol sebanyak empat kali dan juara Liga Champions sebanyak dua kali, bek itu kembali ke Meksiko tahun 2015 untuk bergabung dengan  klub pertamanya Atlas, dimana dia kembali menjadi kapten tim.